Minggu, 20 Februari 2011

Pesta Ke Bandung

Memenuhi Undangan

Kemarin aku dan istri ditemani adikku ke Bandung untuk menghadiri undangan pernikahan putera dari  seorang mantan teman sekantor. Naik mobil sendiri. Aku yang agak kurang pede sementara ini membawa mobil malam hari, mengajak adikku menemani. Kami berangkat sekitar jam dua siang dari rumah, melalui jalan sepanjang Kalimalang yang macet ke arah Bekasi. Dan seterusnya masuk tol Cikampek di Bekasi Barat untuk terlebih dahulu menjemput adikku itu di Bekasi Timur. Sudah jam setengah empat kami masuk pintu tol lagi di Bekasi Timur. Ternyata sesudah itu lalu lintas cukup lancar. Jam lima kurang kami sudah sampai di Dago. Sambil agak ragu-ragu, antara akan mampir ke tempat saudara atau langsung  ke tempat kos si Bungsu. Soalnya dia sedang bertugas mengajar sampai jam lima itu. Berhubung karena jalan Dago macet kami tidak jadi mampir ke tempat saudara itu.

Mampir ke tempat kos si Bungsu untuk shalat. 

Jam delapan lebih kami sampai di tempat pesta di Gedung Pusdai di jalan Diponegoro. Tempat parkir penuh. Kami habiskan hampir setengah jam di pelataran parkir tanpa berhasil mendapatkan tempat. Akhirnya kami keluar lagi dan parkir di pinggir jalan.

Aula pesta itu sangat luas dan penuh orang. Meski sudah hampir jam sembilan kami masih antri untuk menyalami pengantin di pelaminan. Tapi untunglah akhirnya selesai juga. Mulai antri lagi untuk mengambil makan. Perut memang sudah lumayan lapar. Baru saja selesai mengisi piring dengan beberapa menu prasmanan, berjumpa dengan kawan-kawan lamo, yang masih dinas atau yang sudah pensiun. Memang pesta seperti ini jadi ajang reuni biasanya. Kami bertemu lagi kalau bukan di tempat pesta atau di tempat melayat ketika ada yang kemalangan.

Karena tidak menemukan tempat duduk, dan sudah dikepung pula oleh beberapa kawan-kawan lama yang sudah beberapa tahun tidak bertemu, akhirnya terpaksalah makan sambil berdiri. Sesuatu yang sangat menyedihkan.  

Jam sembilan lebih kami tinggalkan gedung tempat pesta itu. Beringsut-ingsut keluar dari jalan Diponegoro yang ramai luar biasa. Entah ada apa. Tapi begitu masuk tol si adik yang memegang stir menghalau Kuda Sembrani melalui lebuh raya yang sedang-sedang saja ramainya. Jam sebelas sampai di Bekasi Timur. Dan jam dua belas kurang sampai di rumah. Tinggal capek.....

****

1 komentar: